Rabu, 03 Juni 2020

Rabu, Juni 03, 2020

Bantuan sembako untuk panti asuhan dari Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar. Foto : Ist

SUMBER (CIREBON BRIBIN) - Jajaran Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar memberikan bantuan sembako ke Panti Asuhan Yayasan Beringin Bhakti di Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Rabu (3/6).

Bantuan sembako diserahkan secara simbolis oleh Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar, AKBP Muhammad Andri, S.Si yang diwakili Wadanyon, AKP Dudin Taptajani, S.Sos.

Kasat Brimob Polda Jabar, Kombes Pol Asep Saepudin, S.IK, melalui Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar, AKBP Muhammad Andri, S.Si, mengatakan, pemberian bantuan sembako itu merupakan bentuk kepedulian jajarannya, khususnya di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

"Bantuan yang diberikan di antaranya, dua kuintal beras, minyak, gula, telur, dan kebutuhan sembako lainnya," ujar AKBP Muhammad Andri, S.Si.

Selain itu, pihaknya juga turut membagikan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di sekitar Panti Asuhan Yayasan Beringin Bhakti.

Ia mengatakan, penyaluran bantuan paket sembako itu merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan jajarannya selama pandemi Covid-19.

Bantuan paket sembako itu disalurkan secara berkala untuk membantu masyarakat yang penghasilannya menurun bahkan tidak bisa bekerja akibat pandemi Covid-19.

"Kali ini bantuan paket sembako itu diberikan kepada masyarakat di Desa Pejambon, Kecamatan Sumber, dan Desa Cempaka, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon," ujar Muhammad Andri.

Ia berharap, bantuan tersebut bermanfaat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya meski jumlahnya tidak seberapa.

Bantuan tersebut disalurkan secara door to door ke rumah-rumah warga dan mobile sejumlah lokasi.

Para petugas tampak berkeliling Desa Pejambon dan Desa Cempaka kemudian memberikan bantuan paket sembako itu kepada warga yang ditemuinya.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan, rutin mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengenakan masker saat terpaksa harus keluar rumah," kata Muhammad Andri.(CB-003)