Selasa, 02 Juli 2019

Selasa, Juli 02, 2019


General Stadium, tanda pembukaan kelas angkatan ke-3 Wira Angkasa Aviation Training Center Cirebon di Hotel Apita, Selasa (7/2/2019).


KEDAWUNG (CIREBON BRIBIN) - Wira Angkasa Aviation Training Center Cirebon secara resmi membuka kelas bagi calon taruna - taruni angkatan ke-3 hari ini, Selasa (2/7/2019).



Pembukaan kelas angkatan ke 3 ini ditandai dengan digelarnya kuliah umum yang di ikuti seluruh calon taruna - taruni yang berjumlah 80 orang di meeting room Apita Hotel, Kedawung, Kabupaten Cirebon.



R.M Kuwat Yuwono Purbo Hartoko selaku komisaris Wira Angkasa mengatakan, pihaknya mengucapkan selamat kepada para calon taruna yang telah memilih untuk bergabung dalam Wira Angkasa dan berhasil menyisihkan para pendaftar lainnya.



Dijelaskan olehnya, Wira Angkasa merupakan pilihan lembaga pendidikan penerbangan yang tepat karena telah memiliki legalitas yang jelas dari kementrian perhubungan udara, memiliki instruktur atau tenaga pengajar serta sistem pendidikan yang baik.



"Ini tiga poin keutamaan dari Wira Angkasa dibandingkan yang lainnya,"tuturnya.



Wira Angkasa juga telah melahirkan taruna-taruni berkualitas pada angkatan pertama dan kedua, yang dibuktikan dengan telah terserapnya seluruh alumni pada angkatan sebelumnya.



Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Wira Angkasa, H Ghaffar Ismail mengatakan bahwa Wira Angkasa merupakan satu-satunya sekolah yang telah mendapat ijin atau lisensi dari Direktorat Keamanan Penerbangan di Ciayumajakuning.



"Yang lain baru sebatas ijin lokal, sementara kami telah memiliki yang lebih untuk menjamin kualitas lulusan," katanya.



Lisensi ini menurutnya, berguna bagi para taruna-taruni sebagai tambahan bekal untuk bersaing di dunia kerja, khususnya yang berkaitan dengan dunia penerbangan.



"Seperti kita ketahui bersama, untuk bisa bekerja di dunia penerbangan itu membutuhkan lisensi sebagai tanda bahwa kita memang berkompeten," tuturnya.



Terakhir General Manager Wira Angkasa, Hevy Febriyansyah menambahkan untuk memberikan kualitas lulusan yang baik, Wira Angkasa yang beralamay di Jalan Kalitanjung ini menerapkan pembelajaran dengan sistem 30% teori kelas, dan 70% praktek dilapangan.



"Materi kelas hanya 2 sampai 3 bulan, sisanya langsung turun ke bandara,"tambahnya.



Yang menarik, lanjut Hevy, adalah setiap praktek kerja lapangan biasanya taruna-taruni Wira Angkasa selalu menarik perhatian maskapai dan setelah lulus akan langsung direkrut untuk bekerja.



"Jadi kebanyakan taruna-taruni kita itu sudah laku sejak pkl, tapi tentunya ini tergantung dengan masing-masing dalam belajar dan menerapkan ilmunya dilapangan,"pungkasnya.(CB-003)