Selasa, 07 Maret 2023

Selasa, Maret 07, 2023
Penandatanganan dokumen perjanjian partnership value framework antara Smartfren dan Cisco. Foto : Smartfren

CIREBON (CIREBON BRIBIN) - Smartfren lakukan modernisasi jaringan untuk menuju era 5G. Untuk mendukung langkah tersebut, operaton selular yang memiliki tagline 100 persen untuk Indonesia ini meresmikan Partnership Value Framework (PVF) dengan Cisco.

Nota kesepahaman antara Smartfen dan Cisco ditandatangani dalam rangkaian acara Mobile World Congress di Barcelona pada 1 Maret 2023, oleh Chief Commercial Officer Smartfren, Andrijanto Muljono dan President, Service Provider, Asia Pacific & Japan Cisco Sanjay Kaul.

Modernisasi jaringan diwujudkan dalam rupa peningkatan kapasitas jaringan existing sehingga pelanggan dapat menikmati pengalaman berinternet yang lebih cepat dan nyaman. Selain itu kerjasama ini juga mencakup penerapan otomatisasi jaringan untuk diimplementasikan pada network planning design. Secara keseluruhan optimasi teknologi 4G yang dilakukan merupakan bentuk dari operational excellence dari Smartfren.

Dalam keterangan resminya, Chief Commercial Officer Smartfren, Andrijanto Muljono, mengungkapkan, lewat kerjasama ini Smartfren dapat mempercepat optimasi jaringan yang ada, termasuk juga melaksanakan rencana ekspansi jaringan di area potensial.

“Tahun 2023 ini, Smartfren berencana untuk menambah setidaknya 4000 BTS di area yang memiliki potensi bisnis bagus. Baru saja kami resmikan BTS baru di Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur pada bulan Februari yang lalu, untuk area Jawa Timur kami rencanakan hingga 1000 BTS baru. Kerjasama ini sangat bermanfaat dalam rencana strategis kami terutama untuk proses roll-out dan go-to-market yang cepat dan efisien," ungkapnya, Selasa (7/3).

Ia mengatakan, Smartfren juga mempersiapkan investasi awal menyambut 5G, lewat paket kerjasama ini dapat tercipta ekosistem ICT seamless hybrid cloud data center yang terintegrasi dengan jaringan fiber optik.

"Dengan demikian, implementasi konektivitas IOT (Internet-Of-Things) dapat lebih efektif dan mencapai skala keekonomian yang efisien. Smartfren melihat strategi ini memiliki potensi yang sangat baik untuk melayani pelanggan enterprise dan industri,"katanya.

Andri menambahkan, hingga saat ini Smartfren melayani 35.5 juta pelanggan, dengan mengoperasikan lebih dari 43.000 BTS di seluruh Indonesia yang tersebar di lebih dari 285 kota kabupaten.

"Keseluruhan BTS Smartfren mengadopsi teknologi 4G LTE Advanced guna mendukung berbagai kebutuhan digital pelanggan, dari level individu hingga enterprise," tambahnya.

Sementara itu, President, Service Provider, Asia Pacific & Japan Cisco, Sanjay Kaul, mengatakan, pihaknya bersama dengan Smartfren menuju tonggak baru dalam rangka menciptakan layanan solusi ICT yang terbaik di kelasnya.

"Lewat kerjasama ini, akan tercapai efisiensi yang lebih baik dalam perluasan jaringan dan optimasi. Secara keseluruhan dapat meningkatkan kualitas customer experience di seluruh jaringan Smartfren yang lebih handal," katanya.

"Modernisasi jaringan menjadi investasi yang tepat sebagai persiapan menuju adopsi teknologi 5G. Lewat partnership pelaksanaan investasi dapat lebih cepat dan menciptakan competitive advantage, grow together is the only choice," pungkasnya. (CB-003)