![]() |
| Cirebon bakal menjadi lokasi Jamnas MACI XXXI 2-3 Oktober 2026. |
CIREBON BRIBIN - Komunitas Motor Antique Club Indonesia (MACI) akan menggelar Jambore Nasional (Jamnas) XXXI di Stadion Watubelah, Kabupaten Cirebon, pada 2–3 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut diproyeksikan menjadi ajang berkumpulnya ribuan pecinta motor antik dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebanyak 72 cabang MACI yang tersebar di seluruh Indonesia dijadwalkan ikut ambil bagian.
Ketua MACI Cirebon, Hadi Saputra, mengatakan jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai lebih dari 2.000 orang.
"Estimasi nanti sekitar 2.000 lebih dari seluruh Indonesia. Kami memiliki 72 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia," kata Hadi kepada Cirebon Bribin, Sabtu, 5 September 2026.
Ia menjelaskan, sejumlah motor yang menjadi bagian dari komunitas tersebut merupakan kendaraan tua yang memiliki keterkaitan dengan sejarah, termasuk motor produksi Amerika dan Inggris.
Salah satu motor yang menjadi contoh adalah BSA M20 produksi Inggris tahun 1941. Motor tersebut disebut memiliki sertifikat dan merupakan bagian dari sejarah kendaraan era Perang Dunia II.
"Motor yang masuk itu ada BSA M20. Tahun 1941, dari Inggris. Itu ada sertifikatnya," ujar Hadi.
Jamnas MACI XXXI di Kabupaten Cirebon tidak hanya berorientasi pada kegiatan komunitas. Panitia juga menyiapkan rangkaian agenda yang mengangkat sejarah, budaya, dan produk lokal Cirebon.
Menurut Hadi, peserta akan diajak mengenal berbagai potensi daerah, termasuk batik dan kesenian tradisional.
"Untuk rolling, kita juga mengenalkan produk Cirebon, terutama batik. Mulai dari produknya, proses pembuatannya, sampai belajar membatik," katanya.
Selain batik, kegiatan juga akan menampilkan tari-tarian serta budaya lokal Cirebon. Panitia ingin menjadikan momentum tersebut sebagai ruang promosi kebudayaan kepada peserta dari berbagai daerah.
Hadi menilai Cirebon memiliki modal kuat sebagai tuan rumah karena mempunyai sejarah panjang dan karakter budaya yang khas.
"Kenapa tahun ini memilih Cirebon? Karena Cirebon termasuk kota tua, memiliki sejarah, kerajaan, keraton, dan budaya yang unik. Ada perpaduan budaya Tionghoa, Arab, dan Cirebon," jelasnya.
Rangkaian Jamnas MACI juga akan dikemas melalui kegiatan rolling atau perjalanan bersama menggunakan motor antik.
Agenda tersebut diarahkan untuk memperkenalkan destinasi wisata dan sejarah di Kabupaten Cirebon serta daerah sekitarnya.
Selain itu, peserta dari wilayah timur Indonesia juga memiliki rangkaian perjalanan religi dengan menyusuri sejumlah lokasi yang berkaitan dengan sejarah Wali Songo.
"Teman-teman dari wilayah timur ada yang rolling Wali Songo. Mulai dari Ampel, kemudian menyisir rangkaian tersebut dan terakhir sampai ke Gunung Jati," ujarnya.
Rangkaian itu memperlihatkan bahwa Jamnas MACI tidak hanya menjadi pertemuan komunitas. Kegiatan tersebut berpotensi menjadi sarana promosi wisata, budaya, ekonomi kreatif, dan sejarah Cirebon.
Dengan jumlah peserta yang diperkirakan mencapai lebih dari 2.000 orang, kehadiran anggota MACI dari 72 cabang juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi sektor akomodasi, kuliner, transportasi, UMKM, hingga destinasi wisata. (CB-005)
Informasi lainnya :
