CIREBON BRIBIN - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta jalur dari Gerbang Tol Ciperna hingga depan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan, Kota Cirebon, segera ditata.
Hal tersebut disampaikan Kang Dedi Mulyadi (KDM), sapaan akrab Gubernur Jabar saat menyampaikam sambutan acara Grounbreaking Pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan (PPN Kejawanan) Kota Cirebon, Kamis, 17 September 2026.
KDM meminta kawasan tersebut dibersihkan dari sampah dan bangunan liar, terutama bangunan yang berdiri di atas sungai.
“Saya sudah telepon Satpol PP barusan. Mulai minggu depan gerbang Ciperna sampai sini harus bersih. Tidak boleh lagi ada bangunan liar di atas sungai,” tegas KDM pada acara yang dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti wahyu Trenggono tersebut.
Selain penertiban, KDM meminta kondisi jalan di sepanjang koridor Ciperna-Kejawanan diperbaiki.
Ia akan berkoordinasi dengan kementerian pekerjaan umum agar jalan nasional segera diperhalus, sedangkan jalan provinsi akan dirapikan secara bertahap.
“Saya sudah langsung WA ke kepala PU. Nanti ke PU pusatnya saya minta jalan nasionalnya untuk segera diperhalus. Jalan provinsi saya rapihkan,” ujarnya.
Penataan juga mencakup pembangunan trotoar. Dedi mengatakan jalur pedestrian dari Gerbang Tol Ciperna hingga kawasan Kejawanan akan ditata mulai tahun depan.
“Dan tahun depan itu nanti akan tertata trotoar dari mulai gerbang tol Ciperna sampai depan sini,” katanya.
KDM menilai pembenahan koridor tersebut penting untuk mendukung kawasan pesisir dan aktivitas ekonomi di sekitar PPN Kejawanan.
Menurutnya, kawasan kelautan tidak hanya berkaitan dengan perikanan, tetapi juga memiliki potensi pariwisata.
“Kelautan itu bukan hanya urusan perikanan. Sama dengan sawah, bukan hanya urusan padi, tapi ini urusan kepariwisataan,” tuturnya. (CB-005)
Informasi lainnya :