BKPSDM Kab. Cirebon beberkan kemungkinan sanksi bagi oknum ASN yang manipulasi absensi dengan fake GPS

 

Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon, Ade Nugraha Yuliarno

BRIBIN NEWS (CIREBON) -- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon membeberkan potensi sanksi bagi pelanggaran aparatur sipil negara (ASN) yang kedapatan menggunakan aplikasi fake GPS untuk memanipulasi absensi kehadiran. Pelanggar terancam sanksi mulai dari teguran tertulis, pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), hingga pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) untuk pelanggaran berat.

Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon, Ade Nugraha Yuliarno, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan pendataan dan klarifikasi terhadap ASN yang terindikasi menggunakan fake GPS berdasarkan tingkat pelanggarannya.

"Kami sudah melakukan klasifikasi. Ini ada tiga klasifikasi, yaitu ringan, sedang, dan berat," kata Ade saat ditemui di Kantor BKPSDM Kabupaten Cirebon, Selasa 9 Juni 2026.

Menurut Ade, pelanggaran ringan umumnya dilakukan kurang dari 10 kali. Sementara untuk ASN yang tercatat menggunakan fake GPS hingga puluhan bahkan ratusan kali, BKPSDM masih melakukan proses klarifikasi.

"Ringan itu sekitar 10 kali ke bawah. Kita sedang melakukan klasifikasi untuk yang 50 kali hingga ratusan kali. Ini sedang diklarifikasi yang bersangkutan dan atasannya langsung," ujarnya.

Ade menjelaskan, sanksi terhadap pelanggaran ringan dapat berupa teguran maupun pernyataan tertulis. Namun, dengan aturan terbaru, pelanggaran ringan juga dapat berdampak pada hak kepegawaian.

"Yang ringan saja bisa terkena penundaan kenaikan gaji berkala (KGB). Dengan PP yang baru juga bisa ada pemotongan TPP," jelasnya.

Sementara itu, untuk pelanggaran kategori sedang, sanksi yang diberikan lebih berat berupa pemotongan TPP dalam jangka waktu tertentu.

"Yang sedang itu bisa pemotongan TPP mulai dari 20 persen hingga 50 persen. Waktunya 3 sampai 5 bulan tergantung klasifikasi sedang ringan, sedang, atau berat," tambah Ade.

Dari hasil pendataan sementara, BKPSDM menemukan kasus penggunaan fake GPS paling banyak terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan dan sektor kesehatan. Berdasarkan hasil klarifikasi, mayoritas ASN beralasan menggunakan aplikasi tersebut untuk menghindari keterlambatan absensi.

Meski demikian, BKPSDM menegaskan alasan tersebut tidak dapat dibenarkan.

"Sebagian besar menjawabnya seperti itu. BKPSDM sendiri tidak membolehkan. Walau alasannya menghindari keterlambatan, itu bisa masuk klasifikasi ringan bahkan bisa jadi sedang nantinya," tegas Ade.

Selain menindak pelanggaran yang telah terjadi, BKPSDM juga mengingatkan ASN agar tidak mencoba memanipulasi sistem absensi elektronik karena konsekuensi hukum dan administrasinya cukup berat.

Ade menegaskan, pelanggaran berat dapat berujung pada pencopotan jabatan hingga pemberhentian sebagai ASN apabila memenuhi unsur pelanggaran disiplin sesuai ketentuan yang berlaku.

"Sanksi berat bisa pelepasan jabatan. Jika hingga 10 hari berturut-turut atau 28 hari akumulasi dalam setahun maka bisa dikenakan PTDH," pungkasnya.

Kasus penggunaan fake GPS ini menjadi sorotan karena menyangkut integritas dan disiplin ASN dalam memberikan pelayanan publik. BKPSDM menilai praktik manipulasi absensi tidak hanya melanggar aturan kepegawaian, tetapi juga berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintah. (CB-004)

Informasi lainnya :

Nama

advertorial,5,artis,6,belanja,57,biografi,1,bisnis,23,budaya,3,cantik,1,cirebon,9,dprd kota cirebon,15,ek,6,ekb,2,ekbis,1389,ekbis ,203,ekbis a,2,event,162,fashion,3,feature,1,Formulir,3,galeri,26,handphone,1,hi,1,Hiburan,255,hiburan ,106,hotel,40,indramayu,1,info kota,702,Internasional,2,kesehat,1,kesehatan,37,komunitas,38,kuliner,66,kuningan,3,loker,19,loker bidan,1,loker perawat,2,Lowongan Kerja 2015,1,majalengka,2,mudik 2018,9,olah raga,5,olahraga,6,opini,2,otomotif,17,otomotif ,9,pendidikan,161,pendidikan ,42,Politik,380,promo,118,Ragam,97,RS Permata Cirebon,1,sosok,1,Sport,6,teknologi,21,tips,1,we,6,wew,4,wewara,5329,wewara ,510,wewara w,2,Wewaras,1,wisata,12,
ltr
item
Cirebon Bribin: BKPSDM Kab. Cirebon beberkan kemungkinan sanksi bagi oknum ASN yang manipulasi absensi dengan fake GPS
BKPSDM Kab. Cirebon beberkan kemungkinan sanksi bagi oknum ASN yang manipulasi absensi dengan fake GPS
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon membeberkan potensi sanksi bagi pelanggaran aparatur sipil negara
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkORx5UhhoIs6kbdzj-HjSQbnff6xohskYXY56PNKSBQ1AXSSsi0aUduwU2qY4-t7FxDWGPdhuxyw84zVX9o5AaMpZGHjl6AgBKYOIArxqlihPfmmdiSayVQvbBE3gGHpMkUw9ymLGNoa7jP-LnejhhmXpGFelGHsxkjRnUQgJQ_4DK_Ph-CLcLDpRa2k/w640-h360/WhatsApp%20Image%202026-06-09%20at%2015.23.53.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkORx5UhhoIs6kbdzj-HjSQbnff6xohskYXY56PNKSBQ1AXSSsi0aUduwU2qY4-t7FxDWGPdhuxyw84zVX9o5AaMpZGHjl6AgBKYOIArxqlihPfmmdiSayVQvbBE3gGHpMkUw9ymLGNoa7jP-LnejhhmXpGFelGHsxkjRnUQgJQ_4DK_Ph-CLcLDpRa2k/s72-w640-c-h360/WhatsApp%20Image%202026-06-09%20at%2015.23.53.jpeg
Cirebon Bribin
https://www.cirebonbribin.com/2026/06/bkpsdm-kab-cirebon-beberkan-kemungkinan.html
https://www.cirebonbribin.com/
https://www.cirebonbribin.com/
https://www.cirebonbribin.com/2026/06/bkpsdm-kab-cirebon-beberkan-kemungkinan.html
true
5751489680817262257
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU TOPIK ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content