![]() |
| Suasana di pintu masuk Pos Cigowong saat akhir pekan selalu ramai. |
KUNINGAN (CIREBON BRIBIN) - Sejak dibuka pada Januari 2024, kunjungan wisata hiking ke Pos Cigowong, jalur pendakian Gunung Ciremai via Palutungan, Kuningan, Jawa Barat terus menunjukan tren positif.
Wisatawan yang melakukan aktivitas hiking ke Pos Cigowong pun kini tak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Kuningan dan sekitarnya saja, namun juga mampu menarik wisatawan dari berbagai kota besar seperti Jakarta, Bogor, dan lainnya.
Ketua Koperasi Rimba Cipta Sejahtera selaku Mitra Pengelola Pendakian Gunung Ciremai Jalur Palutungan, Ndun Abdulah, mengatakan, tren peningkatan kunjungan wisatawan sudah terlihat sejak libur Lebaran tahun 2024 dan terus mengalami kenaikan di tahun 2025.
"Rata-rata perbulan bisa mencapai 1000 orang pada tahun 2024, untuk 2025 bisa mencapai sekitar 2000 pengunjung perbulan," katanya kepada Cirebon Bribin, Minggu (9/11).
Pengunjung terbanyak biasanya datang di akhir pekan, Sabtu atau Minggu.
Menurutnya, peningkatan kunjungan wisata hiking ke Pos Cigowong bisa jadi dipengaruhi salah satunya dari pergeseran gaya hidup masyarakat yang ingin sehat dan juga dekat dengan alam.
"Kalau kita lihat di sosial media, sekarang banyak masyarakat yang memposting kegiatan berolahraga, jalan-jalan ke alam. Nah di sini kita punya keduanya, perpaduan olahraga jalan atau lari, juga bisa menikmati alam," ujar Ndun.
Sosial media juga dikatakan Ndun tak kalah peranannya dalam mendorong peningkatan kunjungan wisatawan.
"Informasinya bisa semakin tersebar luas, makanya sekarang juga banyak yang datang dari luar wilayah Kuningan. Ada yang dari Bogor, Jakarta, Sukabumi dan lainnya," katanya sambil menunjuk kendaraan berplat luar daerah yang terparkir.
Seiring peningkatan kunjungan wisatawan yang datang, pengelola juga terus berbenah guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan melalui perawatan dan penambahan fasilitas.
Seperti adanya perbaikan infrastruktur di sekitar lokasi basecamp atau tempat pendaftaran seperti jalan, MCK, mushola hingga parkir.
Termasuk penataan dan pemeliharaan jalur hiking, pemasangan rambu atau petunjuk jalan dan pembuatan tempat istirahat.
"Kalau untuk tiket atau retribusinya kita tetap sama dari awal buka sampai sekarang yakni Rp30 ribu per orang sudah termasuk asuransi dan stiker. Anak-anak gratis," katanya.
Meski bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan, namun Ndun juga tak lupa mengingatkan kepada masyarakat yang ingin hiking ke Pos Cigowong agar tak lupa selalu berhati-hati, mempersiapkan kondisi fisik dan perlengkapan serta mematuhi rambu maupun arahan petugas.
"Terlebih di musim penghujan seperti sekarang ini, pastikan untuk datang saat kondisi cuaca cerah agar bisa benar-benar menikmati perjalanan dan alam Gunung Ciremai dengan lebih menyenangkan," pungkasnya. (CB-003
Informasi lainnya :
