BRIBIN NEWS (CIREBON) -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat perhatian dari sejumlah pedagang di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon. Selain persoalan inflasi, pedagang mengaku khawatir pola pengadaan bahan pangan program tersebut justru mengurangi perputaran ekonomi di pasar tradisional.
Rina, salah seorang pedagang yang telah berjualan hampir satu dekade di Pasar Sumber, mengungkapkan pihak penyedia MBG kerap datang ke pasar hanya untuk menanyakan harga berbagai komoditas.
Namun, menurutnya, informasi tersebut kemudian digunakan sebagai bahan perbandingan dengan harga dari supplier maupun petani secara langsung.
"Mereka sering tanya harga di pasar. Tapi akhirnya dibandingkan dengan harga supplier atau langsung ke petani," ujarnya Kamis 18 Juni 2026.
Rina menilai kondisi tersebut berpotensi membuat kebutuhan bahan pangan program MBG tidak terserap dari pedagang pasar tradisional. Akibatnya, para pedagang kecil kehilangan peluang memperoleh pembeli dalam jumlah besar.
Menurutnya, apabila kebutuhan MBG dibelanjakan di pasar-pasar tradisional, manfaat ekonominya akan dirasakan lebih luas oleh para pedagang.
"Kalau belanjanya ke pasar kecil, semua pedagang bisa kebagian. Pasarnya bisa ramai. Tapi kalau langsung ke petani atau supplier besar, pasar kecil jadi turun," katanya.
Meski demikian, Rina mengaku tetap mendukung keberlangsungan program MBG karena memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia hanya berharap pemerintah dapat melibatkan pasar tradisional dalam rantai pasok program tersebut.
"Kalau MBG jalan kami bersyukur. Harapannya saja belanjanya juga ke pasar kecil supaya pedagang ikut merasakan manfaatnya," tutupnya. (CB-004)
Informasi lainnya :
