![]() |
| Wakil Kali Kota Cirebon menijau lokasi sentra pedagang bunga di Dukuh Semar, Selasa (7/4/2026). |
HARJAMUKTI (CIREBON BRIBIN) - Lahan seluas 1,100 meter persegi di kawasan Dukuh Semar saat ini tengah berbenah untuk menjadi sentra usaha bunga sebagai relokasi pedagang dari Kalibaru yang sebelumnya ditertibkan.
Proses pembangunan pun dipastikan berjalan dengan baik sesuai dengan kebutuhan para pedagang.
Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida mengatakan, pembangunan kawasan usaha bunga di Dukuh Semar ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam menata kawasan usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Hal tersebut dikatakan Farida saat meninjau lokasi pembangunan hari ini, Selasa (7/4/2026).
"Hari ini kita memastikan bahwa proses pembangunan di kawasan Dukuh Semar ini sudah berjalan. Luas area relokasi sekitar 1.100 meter persegi dengan fasilitas 44 kios untuk para pedagang," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kehadirannya di lokasi juga untuk memastikan seluruh pedagang mendapatkan fasilitas yang layak.
Pemerintah Kota Cirebon, menurutnya, berupaya agar tidak ada pedagang yang tertinggal atau kehilangan ruang usaha akibat relokasi ini.
"Saya ingin memastikan bahwa para pedagang yang sebelumnya berjualan di Kalibaru semuanya terfasilitasi dengan baik di sini. Dan alhamdulillah, mereka bisa menempati lokasi ini dengan lebih tertata," lanjutnya.
Terkait progres pembangunan, Farida menyebutkan bahwa target penyelesaian diperkirakan dalam waktu dua bulan. Pembangunan tersebut meliputi kios tertutup dan kios terbuka yang disesuaikan dengan kebutuhan pedagang.
Ia juga menyoroti potensi kawasan Dukuh Semar yang tidak hanya sebagai pusat usaha bunga, tetapi juga sebagai kawasan yang terintegrasi dan memiliki daya tarik baru bagi masyarakat.
"Dari hasil komunikasi dengan para pedagang, mereka merasa senang karena kawasan ini lebih tertata. Bahkan ke depan, ini bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata, sehingga tidak hanya berdampak pada pedagang bunga, tetapi juga pada pertumbuhan ekonomi wilayah sekitar," ungkapnya.
Pengembangan kawasan Dukuh Semar juga diarahkan menjadi ruang yang lebih luas, tidak hanya untuk aktivitas ekonomi, tetapi juga kegiatan sosial dan spiritual.
"Selain area relokasi pedagang bunga, kita juga ingin menata kawasan lainnya menjadi wisata rohani, dengan memanfaatkan keberadaan masjid yang sudah ada agar lebih hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat," jelasnya.
Dengan langkah penataan yang terus dimatangkan, Pemerintah Kota Cirebon optimistis kawasan Dukuh Semar akan menjadi ruang baru yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga hidup secara sosial dan budaya. (CB-003)
Informasi lainnya :
