BRIBIN NEWS (CIREBON)— Wakil Bupati Agus Kurniawan menyatakan keprihatinannya atas dugaan kasus pelecehan seksual dan pengancaman yang melibatkan pelajar di bawah umur di salah satu sekolah di Kabupaten Cirebon.
Kasus yang melibatkan pelaku dan korban dari lingkungan sekolah yang sama itu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Jigus menegaskan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas DPPKBP3A serta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.
“Langkah ini dilakukan agar penanganan kasus berjalan sesuai prosedur sekaligus memastikan korban mendapatkan perlindungan yang layak,” katanya, Selasa 21 April 2026.
Jigus menuturkan dirinya akan berkoordinasi dengan dinas DPPKBP3A dan pihak terkait APH, terkait kasus ini harapannya kasus ini tidak terjadi lagi.
“Tentunya kami juga akan mengoordinasikan kasus ini, nanti menelusuri sumber masalah ada di mana dan akan ada solusi, entah itu memberikan pendampingan terhadap korban,” tuturnya.
Jigus menambahkan kejadian seperti ini perlu ada deteksi dini dan untuk ke depannya untuk tidak kejadian yang lain.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan menelusuri akar persoalan yang memicu dugaan kekerasan tersebut agar dapat dirumuskan langkah pencegahan yang lebih efektif.
“Selain penanganan hukum, pendampingan terhadap korban juga disebut menjadi prioritas utama, termasuk dukungan psikologis dan perlindungan sosial,” ujarnya.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan di lingkungan sekolah, terutama untuk mencegah kekerasan seksual, ancaman, dan tindakan perundungan terhadap pelajar. Pemerintah daerah berharap kejadian serupa tidak terulang dan sekolah dapat menjadi ruang aman bagi seluruh siswa.(CB-004)
Informasi lainnya :
