![]() |
| Pembukaan Festival Ramadan (FESTRA) 2026 di Alun-alun Majalengka, Minggu (1/3/2026). |
MAJALENGKA (CIREBON BRIBIN) - Penguatan ekosistem ekonomi syariah di wilayah Ciayumajakuning terus digenjot. Salah satunya melalui kegiatan Festival Ramadan (FESTRA) 2026 di Alun-alun Majalengka yang akan berlangsung mulai 1 hingga 7 Maret 2026.
Festra 2026 yang diinisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon dengan tema "Ramadan Langkung Sae: Sinergi Nilai Ramadan dalam Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah" tersebut, diresmikan langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, bersama Bupati Majalengka, Eman Suherman, Minggu (1/3/2026).
FESTRA 2026 yang berlangsung sebagai integrated event dan dipusatkan di Alun-alun Majalengka ini turut dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Majalengka, sebagai wujud eratnya kolaborasi antara Bank Indonesia dengan Pemerintah Daerah dalam menggerakkan roda ekonomi, khususnya ekonomi syariah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon menyampaikan, penyelenggaraan FESTRA 2026 adalah kontribusi peran Bank Indonesia di wilayah Ciayumajakuning dalam perhelatan Road to Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa, sekaligus mendukung Provinsi Jawa Barat dalam ajang Anugerah Adinata Syariah Nasional serta menyemarakkan Bulan Pembiayaan Syariah (BPS) dan National Halal Festival (NFH).
Iya juga mengatakan bahwa pengembangan ekonomi dan keuangan syariah berfokus pada tiga strategi utama, yaitu penguatan ekosistem produk halal, penguatan ekonomi syariah, serta penguatan literasi, inklusi, dan halal lifestyle.
"Sebagai bentuk implementasi strategi tersebut, FESTRA 2026 menghadirkan ekosistem halal yang terintegrasi berbasis rantai nilai (value chain) yang mencakup seluruh sektor," katanya.
Dalam kegiatan FESTRA 2026, Bank Indonesia Cirebon memfasilitasi 27 UMKM unggulan yang terdiri dari 21 pelaku kuliner, 3 kriya, dan 3 modest fashion.
Untuk mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran, seluruh transaksi merchant di area FESTRA 2026 diwajibkan menggunakan QRIS, didukung program apresiasi "QRIS Jawara" bagi pedagang dan "QRIS Race" bagi pengunjung.
Optimalisasi instrumen keuangan sosial syariah juga didorong melalui program Wakaf "BERKAFEIN". Melalui inisiatif ini, hasil wakaf dari kopi lokal dan penjualan UMKM di Halal Center akan disalurkan untuk program wakaf produktif di Ciayumajakuning.
Selain itu, Bank Indonesia menyediakan fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis dengan metode self-declare bagi 25 pendaftar.
Lebih lanjut, FESTRA 2026 juga memfasilitasi perluasan akses pembiayaan melalui inovasi Integrasi-Festival Finansial (IN-FESTASI), di mana UMKM dapat mengecek riwayat kredit (SLIK OJK) dan berkonsultasi langsung dengan perbankan syariah di lokasi.
Rangkaian FESTRA 2026 yang juga dimeriahkan dengan berbagai edukasi dan perlombaan, yang tidak hanya untuk menjadi pemenang tapi untuk lebih memaknai Ekonomi dan Keuangan Syariah yang inklusif dan menyejahterakan ummat.
"Kegiatan edukasi dan perlombaan tersebut menjaring animo peserta lebih dari 500 orang dari Kabupaten Majalengka dan se-Ciayumajakuning," ujar Ayu.
Iya menambahkan, pada puncak Syiar Ekonomi dan Keuangan Syariah Festra 2026 akan ditutup dengan Tabligh Akbar oleh Ustadz Hanan Attaki tanggal 6 Maret 2026.
"Dengan besarnya animo peserta kegiatan dan masyarakat yang berpartisipasi diharapkan dapat mengakselerasi peningkatan omzet UMKM, memperluas literasi ekonomi syariah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan," tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, jug turut dilakukan dengan peresmian Zona Khas (Kuliner Halal Aman Sehat) Kasungka Majalengka, yang menjadi kawasan kuliner terverifikasi halal dan higienis pertama di Ciayumajakuning, hasil kolaborasi dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).
Sementara itu, Bupati Majalengka, Eman Suherman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Majalengka menyambut baik sinergi yang terjalin erat dalam kegiatan ini.
Dengan adanya dukungan ini, diharapkan kegiatan ekonomi di daerah tersebut dapat meningkat.
"Mudah mudahan program ini betul betul apa yang tadi disampaikan, kita bisa memberikan manfaat bisa membangun ekosistem ekonomi syariah Majalengka dan pada akhirnya kegiatan ekonomi di Majalengka akan semakin naik lagi," katanya. (CB-003)
Informasi lainnya :
