![]() |
| Bazar menjelang Ramadhan yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cirebon, Kamis 12 Februari 2026 (FOTO: Megan) |
BRIBIN NEWS (CIREBON) — Menjelang bulan suci Ramadan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Cirebon menggelar bazar murah guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis pagi (12/2/2026) mulai pukul 08.00 WIB di Kantor Disperindag Kabupaten Cirebon, Kecamatan Sumber.
Bazar murah ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan harga sejumlah bahan pokok yang kerap terjadi menjelang Ramadan. Berbagai kebutuhan pokok seperti minyak goreng, telur, beras, dan bahan pangan lainnya dijual dengan harga di bawah pasaran.
Salah seorang konsumen, Nunung (45), warga Sumber, mengaku terbantu dengan adanya bazar murah tersebut. Ia membeli minyak goreng dan telur yang memang sedang dibutuhkan untuk kebutuhan rumah tangga.
“Saya kebetulan membeli minyak dan telur karena lagi butuhnya itu,” ujarnya.
Nunung mengatakan, harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Ia mencontohkan harga minyak goreng dua liter yang dibelinya seharga Rp31.000, sementara di pasaran bisa mencapai Rp36.000.
“Bazar murah ini sangat membantu untuk ibu-ibu karena harganya lebih murah dari pasaran. Apalagi sekarang menjelang Ramadan harga sembako sudah mulai melejit. Selisih harga seperti ini lumayan bisa untuk kebutuhan yang lain,” katanya.
Ia pun berharap pemerintah dapat menjamin kestabilan harga sembako agar seimbang dengan pendapatan masyarakat.
“Harapannya pemerintah menjamin harga sembako tetap stabil, karena pendapatan kita tidak naik. Kalau harga naik terus, ibu-ibu rumah tangga pasti pusing mengatur kebutuhan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Cirebon, Dadang Raiman, menjelaskan bahwa bazar murah ini merupakan agenda rutin dalam rangka menyambut hari besar keagamaan, khususnya Ramadan.
“Bazar ini bertujuan untuk menyambut bulan suci Ramadan dan membantu meringankan masyarakat, karena kebutuhan pokok dijual di bawah harga pasar. Mudah-mudahan bermanfaat bagi warga, khususnya wilayah Kecamatan Sumber dan sekitarnya,” ujarnya.
Menurut Dadang,kegiatan bazar murah ini digelar selama satu hari dan melibatkan lebih dari 30 pelaku usaha. Disperindag juga bekerja sama dengan Bulog serta jaringan ritel seperti Alfamart dan Indomart.
“Alhamdulillah para pelaku usaha berkontribusi dengan harga distributor. Kami hanya bekerja sama dengan distributor untuk menghadirkan harga lebih murah. Kami hanya bisa menggelar saja, namun untuk subsidi itu biasanya melalui OPADI (Operasi Pasar Bersubsidi) dari Disperindag Provinsi,” jelasnya.
Ia menambahkan,kegiatan serupa telah rutin dilaksanakan selama tiga tahun terakhir sejak dirinya menjabat, terutama menjelang Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha, serta momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Ke depan, Disperindag juga berencana kembali menggelar bazar murah menjelang Idul Fitri, dengan lokasi yang masih akan dibahas sesuai kebutuhan masyarakat.
Dengan adanya bazar murah ini, pemerintah daerah berharap dapat membantu menekan harga pasar di luar. “Contohnya telur, di pasaran sudah Rp31.000, sedangkan di sini Rp28.000 karena kami datangkan langsung dari distributor sehingga rantai distribusi lebih pendek,” pungkas Dadang.(CB-004)
Informasi lainnya :
