Kamis, 14 Maret 2024

Kamis, Maret 14, 2024
Baliho Abah Qomar di perempatan Gunung Sari.

KEJAKSAN (CIREBON BRIBIN) - Sebelumnya ramai diperbincangkan warga, baliho besar di Perempatan Gunung Sari, Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon yang bergambar Abah Qomar kembali disorot, khususnya bagi anak muda di Kota Cirebon.

Beragam pendapat muncul dari anak muda yang menyampaikan komentarnya terkait Abah Qomar disebut-sebut akan maju pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Cirebon. 

Salah satunya komentar dari warga Kota Cirebon bernama Febri.

Ia mengaku kenal Abah Qomar sebagai artis yang sering muncul di televisi dan platfrom media lainnya. 

"Abah Qomar, saya tahu, ada baliho juga saya tahu, beliau artis ya, kalau memang mau maju cawalkot, bangga kalau beliau jadi walikota kita (Cirebon), tapi kita lihat dulu visi misinya," kata Febri, Selasa (12/3). 

Warga lain, yang ditemui di sekitar Kelurahan Karyamulya, Ramadan menanti penawaran program-program Abah Qomar kalau memang ingin maju ke kontestasi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cirebon. 

"Kalau kata saya sih tergantung, kalau programnya bagus ya setuju (Abah Qomar maju Pilwalkot)," ungkapnya. 

Sementara itu, masih di lokasi yang sama, Romadon mengaku belum terlalu tahu secara dekat dengan Abah Qomar, tetapi ia setuju kalau memang program Abah Qomar baik dan dapat memajukan kota. 

"Selagi programnya maju, baik dan membuat lebih baik kota kita, saya dukung dukung saja," ujar Romadon. 

Diketahui sebelumnya, pengguna jalan di Kota Cirebon, khususnya yang melintas Perempatan Gunung Sari tersita perhatiannya ke satu baliho berukuran besar yang di Jalan Wahidin menghadap ke Jalan Cipto Mangunkusumo. 

Baliho tersebut bergambar seorang tokoh publik yang juga komedian senior, dia adalah Abah Qomar. 

Foto Abah Qomar terlihat melambaikan tangan dengan tulisan bertema perbincangan dalam pesan singkat.

"Lagi nyapa siapa Bah?" tulis kolom berwana hijau yang seakan pertanyaan dari masyarakat saat melihat foto Abah Qomar tersebut. 

Sedangkan di kolom pesan warna biru, Abah Qomar menuliskan jawabannya "Nyapa yang mau bangun kota bareng abah".

Sontak, pengguna jalan yang melintas berrtanya-tanya apa maksud baliho tersebut. (CB-003)