Jumat, 10 November 2023

Jumat, November 10, 2023

 

Launching livery vintage Lokomotif CC 201 77 17 milik Depo Induk Cirebon

KEJAKSAN – PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon kini memiliki lokomotif bercorak antik (livery vintage) yang pernah digunakan pada tahun 1953-1991.

Perubahan corak antik diaplikasikan pada 1 unit lokomotif CC 201 77 17 milik Depo Induk Cirebon, perubahan warna dilakukan di Balai Yasa Yogyakarta.

Vice President KAI Daop 3 Cirebon, Dicky Eka Priandana mengatakan lokomotif CC 201 77 17 yang kini bercorak antik akan berdinas pada kereta kelas ekonomi pada rute sedang dan dekat.

Dia menuturkan pengaplikasian livery vintage pada lokomotif CC 201 77 17 merupakan bentuk adaptasi KAI agar semakin dekat dengan masyarakat sekaligus bentuk edukasi mengenai sejarah perkembangan teknologi kereta api di Indonesia.

“Kami berharap masyarakat semakin faham tentang sejarah perkeretaapian dan semakin bangga terhadap transportasi umum khususnya kereta api,” katanya usai acara launching livery vintage lokomotif CC 201 77 17 DI Depo Lokomotif Cirebon, Jumat, 10 November 2023.

Sekedar informasi, livery vintage ini dahulu digunakan KAI selama 38 tahun dari 1953 - 1991 dan pertama kali digunakan pada lokomotif diesel pertama di Indonesia yaitu CC 200.

Lokomotif livery vitnage digunakan sejak KAI masih bernama Djawatan Kereta Api (DKA), Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA) sampai dengan Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA).

KAI juga mengaplikasikan corak antik pada sejumlah lokomotif seperti CC 201 83 31 dan lokomotif CC 201 83 34 milik Depo Induk Semarang Poncol serta lokomotif CC 201 92 01 milik Depo Induk Jember. Pengecatan lokomotif dilakukan di bengkel lokomotif milik KAI di Balai Yasa Yogyakarta.

Kembali hadirnya livery vintage di sejumlah lokomotif ini merupakan hasil kolaborasi antara KAI dengan komunitas pecinta kereta api Indonesian Railway Preservation Society (IRPS).

PT KAI Daop 3 dan IRPS Cirebon mengadakan peresmian lokomotif livery vintage keempat ini untuk memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada hari yang sama, di tanggal 10 November. Terlebih penting, hadirnya lokomotif livery vintage di Cirebon ini adalah sebagai bukti dedikasi pada sejarah, karya, juga sumbangsih bagi masyarakat luas baik bagi KAI maupun IRPS.

Santunan anak yatim yang dilakukan DAOP 3 Cirebon bersama IRPS

Ketua Umum IRPS, Ricki Dwi Agusti menyampaikan bahwa acara peresmian ini juga merupakan wujud nyata rasa syukur, serta kepedulian pada kalangan masyarakat yang membutuhkan, serta apresiasi bagi para pegawai garis depan yg telah lebih dulu melayani masyarakat dalam perkeretaapian Indonesia.

“IRPS akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan KAI melalui kegiatan edukasi sejarah perkeretaapian kepada masyarakat luas dengan harapan dapat menambah rasa cinta dan kepedulian pada perkembangan kereta api dari dulu hingga kini,” ujar Ricki menambahkan.

Dengan hadirnya Lokomotif Livery Vintage di Daop 3 Cirebon, Jum’at (10/11) bertepatan dengan Hari Pahlawan, KAI Daop 3 Cirebon bersama IRPS melaksanakan kegiatan Doa bersama dan santunan anak Yatim serta Pensiunan di Depo Lokomotif Cirebon. “Melalui kegiatan ini diharapkan perjalanan kereta api senantiasa diberikan kelancaran dan keselamatan, serta kolaborasi antara KAI bersama Komunitas Pencinta Kereta Api semakin tinggi," tutup Dicky. (CB-001)