Selasa, Juni 22, 2021
Pemeriksaan hewan kurban, oleh Dinas Peternakan Kabupaten Cirebon digencarkan jelang Idul Adha.

SUMBER (CIREBON BRIBIN) - Meskipun terkendala pandemi, ketersediaan hewan kurban di peternakan-peternakan Kabupaten Cirebon untuk hari raya Idul Adha tahun ini dipastikan masih aman.

Bahkan, dikatakan oleh Encus Suswaningsih, Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Cirebon saat ditemui Selasa (22/6) kemungkinan akan terjadi peningkatan permintaan hewan kurban untuk tahun ini.

"Diperkirakan seperti tahun kemarin ya, untuk sapi meningkat sampai 3.500 ekor, hampir tiga kali lipat dari tahun sebelumnya," katanya

Encus mengungkapkan kenaikan ini salah satunya dipengaruhi oleh pembatalan keberangkatan para jama'ah ibadah haji.

"Jadi mereka yang tadinya akan kurban di sana (Makkah) karena nggak jadi berangkat ya kurbannya di wilayah sendiri," imbuhnya.

Ia juga menambahkan ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Cirebon dari populasi sebesar 4.700 ekor terbantu dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk jenis sapi lokal.

Terkait pemeriksaan hewan kurban, dikatakan oleh Encus, dari Distan sudah ada tim khusus, terdiri dari 50 petugas yang disebar ke 3-4 Kecamatan.

"Untuk pemeriksaan ke peternakan alhamdulilah sudah berjalan satu minggu ini," katanya.

50 petugas yang telah disiapkan, menurutnya terbagi menjadi dua bagian, yakni petugas Antimortem yang memeriksa hewan sebelum pemotongan dan Postmortem untuk memeriksa sesudah pemotongan.

"Karena jumlah petugas terbatas kadang ada beberapa peternakan yang tidak terperiksa, tetapi kami berusaha akan sentra-sentra yang tiap tahun rutin pemeriksaan itu kami perioritaskan," tuturnya.

Untuk harga sendiri, masih kata Encus, untuk kambing dengan ukuran paling kecil dengan bobot sekitar 35Kg kisaran harga di angka 2.700.000, dan sapi ukuran sedang dengan bobot 300Kg harganya mencapai 20-25 juta.

Di akhir wawancara, Encus mengingatkan kepada masyarakat yang hendak berkurban, agar lebih selektif dalam memilih hewan.

"Paling gampang sih dilihat dari fisiknya, cacat tidak, matanya merah tidak, bulunya rontok tidak, dan nafsu makannya bagus atau tidak,"

"Dan usia juga jangan lupa, untuk kambing harus yang di atas 1 tahun, dan sapi di atas 2 tahun," pungkasnya.(CB-004)

0 comments:

Posting Komentar