Sabtu, 21 November 2020

Sabtu, November 21, 2020

Masjid Raya At Taqwa yang dibangun pada tahun 1905 menjadi salah satu daya tarik wisatawan.

KEJAKSAN (CIREBON BRIBIN) - Kota Cirebon telah lama di kenal sebagai salah satu pusat penyebaran Agama Islam di Indonesia, tak heran di kota ini banyak terdapat Masjid - Masjid kuno yang telah berusia ratusan tahun.

Salah satunya adalah Masjid At Taqwa yang berada di pusat Kota Cirebon yang dibangun pada tahun 1905.

Banyaknya Masjid - Masjid kuno di Kota Cirebon, menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat luar daerah berwisata religi ke Kota Cirebon.

"Kunjungan wisatawan ke masjid raya At Taqwa selama 10 tahun terakhir rata-rata setiap hari 600 orang. Sedangkan saat weekend, mulai Jum’at hingga Ahad lebih dari 1000,” ungkap Ketua At Taqwa Center, Ahmad Yani, usai kegiatan Grand Launching Wisata Religi Masjid Kuno Kota Cirebon di Masjid Raya At Taqwa, Kota Cirebon, Sabtu (21/11).

Dilatar belakangi adanya potensi wisata dan banyaknya minat masyarakat luar daerah untuk berwisata religi di Kota Cirebon, membuat Yani menggagas ide untuk membuat sebuah paket wisata religi Masjid Kuno.

“Juga ada pesan dari almarhum Sultan Sepuh Arief Natadiningrat ,” ungkap Yani.

Grand Launching Wisata Religi Masjid Kuno Kota Cirebon di Masjid Raya At Taqwa, Kota Cirebon, Sabtu (21/11).

Almarhum meminta agar masjid-masjid kuno yang ada di Cirebon bisa terbawa modern namun dari sisi manajerial. Untuk itu, wisata religi masjid kuno ini digagas.

Untuk tahap awal, 5 masjid kuno yang akan dikunjungi. Selain masjid raya At Taqwa juga ada Masjid Agung Sang Cipta Rasa, Masjid Jagabayan, Masjid Pejlagrahan dan Pakungwati.

Hanya dengan membayar Rp 50 ribu, wisatawan akan dibawa menggunakan bus pariwisata Citros menuju masjid-masjid kuno tersebut. Tour guide juga disiapkan, tak tanggung-tanggung tour guide yang ditunjuk yaitu Pengageng Keraton Kacirebonan, Bambang Irawan.

Yani berharap dengan mengunjungi masjid-masjid kuno yang ada di Kota Cirebon, bisa menjadi interkoneksi antara agama Islam, budaya hingga potensi kuliner di Cirebon. Tidak hanya meningkatkan nilai keagamaan namun juga menguatkan perekonomian di Kota Cirebon.

Sementara itu, gagasan wisata religi masjid kuno disambut baik Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon. Pemda Kota Cirebon juga masih menunggu gagasan-gagasan lainnya untuk meningkatkan pariwisata di Kota Cirebon.

“Ini gagasan yang luar biasa,” ungkap Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati.

Dengan kegiatan ini Eti berharap bisa menambah jumlah kunjungan wisatawan di Kota Cirebon. Sehingga Pemda Kota Cirebon mendukung kegiatan ini.

Dijelaskan Eti, Kota Cirebon memiliki potensi yang luar biasa untuk melaksanakan wisata religi.

“Kita bahkan bisa melebihi Yogyakarta dan Solo,” ungkap Eti.

Ini dikarenakan selain memiliki sejumlah keraton untuk berwisata, Kota Cirebon juga memiliki wisata-wisata religi melalui banyaknya bangunan masjid kuno yang dimiliki. “Ini yang tidak dimiliki daerah lain,” ungkap Eti.

Untuk itu Eti mengaku berterima kasih kepada At Taqwa Center yang telah menggagas kegiatan wisata religi ke sejumlah masjid-masjid kuno yang ada di Kota Cirebon. Kegiatan ini sekaligus diharapkan bisa membangkitkan wisata di Kota Cirebon.

“Kami masih menunggu gagasan-gagasan lainnya dari warga Kota Cirebon,” ungkap Eti. Khususnya untuk bisa meningkatkan kunjungan wisatawan di Kota Cirebon.(CB-003)