Senin, 05 April 2021

Senin, April 05, 2021
Humanity Foodtruck adalah dapur umum berjalan ACT berupa truck besar yang sudah dimodifikasi dengan peralatan masak yang canggih dan higienis.

BALONGAN (CIREBON BRIBIN) - Hingga enam hari pasca kebakaran kilang minyak Balongan ACT terus membersamai para penyintas yang bertahan di GOR Bumi Patra Indramayu. Sebanyak 3.000 porsi makan gratis disediakan Humanity Foodtruck setiap harinya.

Koordinator ACT di GOR BP Indramayu, Tawwaba mengungkapkan, 3.000 porsi makanan tersebut terbagi menjadi tiga kali yaitu untuk makan pagi, siang dan makan malam masing-masing 1000 dengan menu yang berbeda.

“Awalnya kami menyediakan 400 porsi sehari, tapi sejak hari Sabtu kemarin, ada permintaan tambahan dari pihak Pertamina untuk menyediakan 3.000 porsi perhari," ungkapnya.

Humanity Foodtruck adalah dapur umum berjalan ACT berupa truck besar yang sudah dimodifikasi dengan peralatan masak yang canggih dan higienis, Humanity Foodtruck mampu menyediakan makanan sampai 5.000 porsi sehari dengan tim yang terdiri dari para koki yang berpengalaman, makanan yang disajikanpun fresh, higienis, lezat dan memenuhi standar gizi.

Relawan ACT membagikan barang-barang kebutuhan lainnya yang diperlukan pengungsi.

Selain menyediakan layanan makan gratis, ACT juga membagikan beberapa item bantuan yang dibutuhkan para pengungsi seperti Susu UHT, susu bubuk bayi, popok bayi, sabun mandi, shampoo dan pakaian layak pakai untuk ganti para pengungsi. Setiap bantuan yang dibagikan, disambut antusias oleh para pengungsi.

Fikar, salah satu penyintas di GOR Bumi Patra menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada tim ACT yang sudah hadir dan peduli kepada mereka.

“Alhamdulillah dengan adanya kerjasama berbagai pihak khsusunya Pertamina dan ACT, kebutuhan makan disini tidak pernah kurang,” tutur Fikar.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, 4 tangki penyimpanan BBM di kilang balongan Indramayu terbakar dan menyebabkan kerusakan hingga ke pemukiman warga, hampir 1000 warga mengungsi dan dipusatkan di GOR Bumi Patra Indramayu. (CB-003)

0 komentar:

Posting Komentar