Masyarakat Diminta Tetap Kreatif Ditengah Pandemi - CIREBON BRIBIN

Post Top Ad

Your Ad Spot

HEADLINE

Rabu, 18 November 2020

Masyarakat Diminta Tetap Kreatif Ditengah Pandemi


Panen ikan lele di kolam kelompok pembudidaya ikan Mendeng Mandiri, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Rabu (18/11)

HARJAMUKTI (CIREBON BRIBIN) - Kreatifitas, kemauan untuk terus berusaha menjadi hal yang sangat penting untuk bisa bertahan di masa pandemi.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herwati usai menghadiri kegiatan panen ikan lele di kolam kelompok pembudidaya ikan Mendeng Mandiri, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Rabu (18/11).

"Kita harus kreatif, disisi lain pemerintah juga nantinya tentu akan mendukung untuk mengembangkan kreatifitas masyarakat," ungkapnya.

Eti mencontohkan, bentuk kreatifitas yang di maksud misalnya seperti apa yang di lakukan warga RW 03 RT 04 Kedung Mendeng, yang tergabung dalam kelompok pembudidaya ikan Mendeng Mandiri.

"Meski di tengah pandemi, anggota kelompok ini masih bisa tetap produktif," katanya.

Apalagi, budidaya ikan lele juga merupakan bagian dari program ketahanan pangan di masa pademi.

Camat Harjamukti, Raden Yuki Maulana Hidayat mengungkapkan Kelompok Pembudidaya Ikan Mendeng Mandiri ini merupakan contoh yang perlu ditularkan ke kelurahan lain di wilayahnya atau di Kecamatan lain di Kota Cirebon.

Satu hal yang menurutnya patut di apresiasi adalah mereka sudah memiliki sistem yang baik mulai dari hulu hingga ke hilir.

"Dari pembibitan hingga jalur distribusi, mereka sudah punya sendiri. Ini luar biasa," katanya.

Meskipun demikian, bukan berarti kelompok ini sudah tidak membutuhkan bantuan atau dukungan pemerintah.

"Pemerintah tetap harus hadir, untuk mendukung agar terus berkembang," ungkap Yuki.

Sementara itu, pembina kelompok pembudidaya ikan Mendeng Mandiri, Ruliyanto menuturkan dari sistem yang dibangun dalam kelompok ini mampu memberikan banyak hal yang positif.

"Bukan hanya fokus pada pembesaran ikan, benih atau bibit pun anggota kelompok sudah mampu menyediakan sendiri. Kita membagi tugas masing-masing anggota," tuturnya.

Dalam sebulan, lanjut pria yang merupakan Lurah Kesenden ini, kelompok Mendeng Mandiri mampu melakukan panen hingga tiga kali.

"Padahal biasanya panen hanya bisa dilakukan 2,5 bulan sekali," ungkap Ruly.

Dia menambahkan dalam setiap panen biasanya di hasilkan 3 kuintal ikan, atau rata-rata dalam sebulan menghasilkan 1 ton ikan.

"Hasilnya sudah ada yang menampung, jadi sejak pembenihan sampai panen semua sudah ada jalurnya," tambahnya.(CB-003)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot