Tak Berijin, 11 Entitas Penghimpun Dana Masyarakat di Tutup


Sebelas entitas yang dalam kegiatannya menghimpun dana masyarakat dan investasi, Selasa (18/7) lalu ditutup oleh Satgas Waspada Investigasi. Penutupan ini berdasarkan atas rekomendasi terkait yang tergabung dalam Satgas tersebut. Karena kesebelas entitas tersebut beroperasi tanpa memiliki ijin yang sah dari lembaga terkait.

Sebelas entitas tersebut diantaranya: PT Akmal Azriel Bersaudara, PT First Anugerah Karya Wisata/First Travel, PT Konter Kita Satria, PT Maestro Digital Komunikasi, PT Global Mitra Group, PT Unionfam Azaria Berjaya/Azaria Amazing Store, 4Jovem/PT Pansaky Berdikari Bersama, Car Club Indonesia/PT Carklub Pratama Indonesia, Koperasi Budaya Karyawan Bank Bumi Daya Cabang Pekanbaru, PT Maju Mapan Pradana/Fast Furious Forex Index Commodity/F3/FFM, PT CMI Futures.

M. Lutfi ketua OJK Kota Cirebon menuturkan, untuk mencegah adanya kerugian yang dialami oleh masyrakat. Karena kesebelas entitas yang tidak berijin tersebut, dkhawatirkan akan merugikan masyarakat yang bergabung.

"Produknya tersebut tidak memiliki ijin usaha dan berpotensi merugikan masyarakat banyak dikemudian hari, ini merupakan bentuk perlindungan konsumen dan masyarakat," ujarnya, Selasa (25/7/2017).

Lutfi menambahkan, masyarakat diminta untuk selalu waspada serta jangan tergiur dengan iming-iming keuntungan yang besar. Karena saat ini banyak sekali penawaran investasi ilegal dan penghimpunan dana masyarakat yang tidak memiliki ijin resmi, 

"Ini sudah mengkhawatirkan, untuk itu masyarakat diminta selalu waspada," kata Lutfi. 

Lutfi juga mengatakan bahwa ketua Satgas Waspada Tongam L. Tobing, telah mengundang kesebelas entitas tersebut untuk menjelaskan mengenai legalitas dan kegiatan usahanya. Delapan dari sebelas entitas yang diundang, hadir dan sudah menandatangani surat yang menyatakan sejak 18 Juli 2017 semua kegiatannya telah berhenti.

"Pada akhirnya baik yang datang maupun tidak, kegiatan kesebelas entitas tersebut dihentikan karena melanggar ketentuan perundang-undangan dan juga merugikan masyarakat luas,"tutupnya.(CB-003)

Share on Google Plus

About Admin

Cirebon Bribin hadirkan informasi seputar cirebon yang lebih informatif, edukatif dan menghibur.

0 komentar:

Posting Komentar

CIREBONBRIBIN.COM