Cirebon Bribin

Cirebon Bribin

Media Informasi Masa Kini

Post Top Ad

LightBlog

Post Top Ad

Your Ad Spot

HEADLINE

Senin, 18 Maret 2019

Ribuan Warga Geruduk BPN Kab. Cirebon Terkait Sengketa Lahan Wakaf Asysyahadatain

Senin, Maret 18, 2019 0
Aksi Damai Terkait Sengketan Lahan di Desa Citemu Kabupaten Cirebon
SUMBER (Cirebon Bribin)-- Ribuan massa yang mengatasnamakan diri Gerakan Dukungan Tanah Wakaf Jamaah Asysyahadatain (Garda Tawajah) mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Cirebon pada Senin 18 Maret 2019.

Pada aksi damai di depan Kantor BPN Kabupaten Cirebon, massa Garda Tawajah  menuntut pengembalian hak tanah wakaf di Desa Citemu yang telah sejak lama digunakan untuk Masjid Asysyahadatain.
Habib Ali Ausath Bin Yahya selaku Ketua Garda Tawajah mengatakan sengketa bermula karena ada sertifikat ganda atas lahan seluas lebih dari 5.090 meter persegi dari total tanah wakaf 7.495 meter persegi di Desa Citemu.

Aksi Damai Terkait Sengketan Lahan di Desa Citemu Kabupaten Cirebon
Dia menuturkan proses wakaf telah dilakukan sekitar tahun 1965, kemudian terjadi jual-beli lahan tanah timbul di Desa Citemu yang berdekatan dengan tanah wakaf  Masjid Asysyahadatain.
“Januari 2019 lalu dilakukan pengukuran ulang dan kordinat batas tanah timbul yang diperjual-belikan malah bergeser ke tanah wakaf,” katanya ketika dihubungi cirebonbribin.com.
Habib Ali mengungkapkan selain sertifikat wakaf ada 2 orang lain yang ikut mengklaim memiliki lahan tersebut dan menunjukan bukti telah memiliki Surat Hak Milik (SHM).
“Hal inilah yang membuat kami dari Garda Tawajah menyerukan aksi damai menuntut kejelasan dari BPN Kab. Cirebon,” ujarnya.
Habib Ali menambahkan pada aksi damai, perwakilan massa bertemu dengan pihak BPN Kabupaten Cirebon. Mereka mengakomodir aspirasi massa dan berjanji akan mulai memproses masalah ini dalam 3 hari ke depan.
“Tanah wakaf yang kami perjuangkan telah bersertifikat dengan nomor 426/Citemu dan tanah sekitar masjid nomor SHM No. 349/Citemu yang diproses 2012 lalu,” ujarnya.


KRONOLOGIS SENGKETA
Ratusan massa dari Gerakan Dukungan Tanah Wakaf Masjid Asyahadatain (Garda Tawajah) mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Cirebon pada Senin 18 Maret 2019. Kedatangan mereka menuntut pengembalian hak tanah wakaf Asysyahadatain yang bersertifkat di Desa Citemu Blok Karangpandan Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon seluas 7.495 meter persegi yang di atasnya dibangun sebuah masjid seluas 450 meter persegi.
Tanah tersebut merupakan wakaf dari seseorang bernama Dasam yang telah tinggal di desa tersebut sejak tahun 1960. Ikrar wakaf dilakukan pada tahun 1965 namun pengurusan sertifikat secara resmi diselesaikan tahun 2012.
Sengketa terjadi ketika warga yang bernama Beng Siswanto yang mengaku ahli waris Michael Susanto dh. Tan The Kwang seluas 20.000 M2, Deddy Soejanto dh. Ang kian Tiong seluas 20.000 M2 dan Eddy Soejanto dh. Ang Kian Djie seluas 20.000 M2 yang batas tanahnya berhimpitan dengan tanah wakaf.

Aksi Damai Terkait Sengketan Lahan di Desa Citemu Kabupaten Cirebon
Beng Siswanto melaporkan seseorang yang diduga menggunakan lahan miliknya ke Polres Cirebon. Dampak dari laporan itu pada 15 Januari 2019 BPN Kabupaten Cirebon melakukan pengukuran tanah. Petugas BPN Kabupaten Cirebon yang dikawal aparat kepolisian berpakaian sipil melakukan pengukuran tanah yang malah mereambah ke tanah wakaf Asysyahadatain sehingga tanah wakaf seluas 5.090 meter persegi diklaim sebagai tanah milik Beng Siswanto.
Padahal tanah wakaf tersebut telah bersertifikat wakaf dengan nomor No. 426/Citemu dan tanah dis ekitar masid atas nama Abdurahman (ahli waris alm. Bapak Dasam) SHM No. 349/Citemu.
Ketika pengukuran dilakukan sempat terjadi perdebatan pans sebab Habib Ali Ausath bin Yahya selaku salah seorang nadzir wakaf tersinggung sebab tanah wakaf Asysyahadatain yang telah berseritifkat diukur ulang oleh BPN Kabupaten Cirebon tanpa pemberitahuan resmi terlebih dahulu. Bahkan Abdurahman selaku seroang anak Bapak Dasam yang mewakafkan tanah tersebut ikut geram sebab tanah milik bapaknya yang telah diwakafkan malah diserobot orang lain.
Carut-marut pencatantan tanah di Desa Citemu oleh BPN Kabupaten Cirebon jelas mengecewakan sejumlah pihak yang terlibat dalam masalah ini dan memicu masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Dukungan Wakaf Jamaah Asysyahadatain (Garda Tawajah) menuntut Pemerintah Daerah khususnya kepada Bupati Cirebon, DPRD Kabupaten Cirebon dan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Cirebon untuk segera mungkin menyelesaikan sengekta dan mengambalikan tanah hak atas tanah wakaf Asysyahadatain yang ada di Desa Citemu tanpa syarat.
Meminta BPN Kabupaten Cirebon melakukan penelahaan dan penelitian riwayat tanah wakaf tersebut secara transparan.
Menuntut agar oknum yang membuat tanah wakaf Asysyahadatain menjadi sengketa diadili secara hukum. (rls/CB-001).

Read More

Alfamart Ajak Konsumen Kurangi Penggunaan Kantong Plastik

Senin, Maret 18, 2019 0
ilustrasi kampanye kurangi penggunaan kantong plastik. foto : Alfamart


KEJAKSAN (Cirebon Bribin) -- Sebagai salah satu jaringan toko ritel modern terbesar di Indonesia, Alfamart dan Alfamidi mengajak pelanggan dan masyarakat luas untuk aktif mengurangi konsumsi kantong plastik sekali pakai. Usaha itu dimulai sejak 1 Maret 2019 lalu dengan menerapkan kantong plastik tidak gratis (KPTG).
Dalam rilis yang diterima Cirebonrbibin.com hari ini. Nur Rachman, Croporate Communication GM PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk menegaskan program ini menekankan pentingnya mengedukasi konsumen tentang tanggungjawab terhadap pelestarian lingkungan jangka panjang. Yakni bagaimana perilaku konsumen bisa berubah.
"Bukan menekankan pada harga Rp 200 per lembar kantong plastik," tegasnya.
Mengubah budaya masyarakat yang semula akrab dengan kantong plastik lalu mengurangi konsumsinya, menurut Nur memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi hal itu bisa dilakukan dengan memulainya dari sekarang.
Untuk itu, lanjutnya. Nur mengatakan sebagai solusi penggunaan kantong plastik sekali pakai. Pihaknya menyarankan agar konsumen menggunakan tas belanja pakai ulang (reusable) sehingga ramah lingkungan karena bisa digunakan berkali-kali.
"Di toko juga kita disediakan. Harganya mulai Rp 3.500 sampai Rp 5000,” katanya.
Kebijakan mengurangi konsumsi plastik sekali pakai ini, lanjutnya, tidak hanya diberlakukan di toko Alfamart dan Alfamidi untuk konsumen, melainkan juga kepada seluruh karyawan Alfamart Alfamidi.
Nur menjelaskan, perusahaan berkomitmen tidak ingin meninggalkan warisan sampah plastik bagi anak cucu nanti. Karena sadar dampak buruk akibat sampah plastik jangka panjangnya sangat merugikan.
“Gerakan ini juga kami inisiasi di internal perusahaan dengan melarang penggunaan plastik sekali pakai. Termasuk untuk kemasan minuman dan box styrofoam makanan,” terangnya.
Terakhir Nur kembali mengingatkan bahwa plastik adalah bahan yang sukar terurai hingga ratusan bahkan ribuan tahun. Pantai dan lautan kini sudah banyak tercemar sampah plastik.
"Tak hanya itu, bencana alam yang terjadi juga banyak diakibatkan sampah-sampah plastik yang tidak tertangani dengan baik," tutupnya.(CB-003)

Read More

Promo FnB Bentani Hotel, Makan Sepuasnya Hanya Rp 50 Ribu

Senin, Maret 18, 2019 0
Bentani Hotel and Residence Cirebon
KEJAKSAN (Cirebon bribin) -- Bentani hotel and residence Cirebon gulirkan program promo Food and Beverage (FnB) untuk periode bulan Maret 2019.

Program promo ini diungkapkan Putri Bakti selaku Public Relation Bentani Hotel, terdiri dari promo sarapan all u can eat buffet,  paket arisan dan BBQ.

“Untuk paket sarapan, kami tawarkan hanya Rp 50 ribu per pax,” ungkapnya kepada Cirebon Bribin.

Sementara paket arisan ditawarkan Rp 500 Ribu per 10 pax dan BBQ di tawarkan Rp 125 Ribu per pax.

Lebih lanjut Putri menjelaskan, untuk paket sarapan all u can eat buffet. Tamu dapat menikmati semua menu yang di hadirkan. Adapun untuk menunya, terdiri dari menu tradisional Indonesia, Japanese, Korea dan juga western setiap harinya di Wijaya Kusuma Resto.

Untuk paket arisan, berlaku di outlet Aroi Mak yang menawarkan menu makanan dan minuman negeri gajah putih Thailand untuk maksimal 10 orang.

“Sementara paket BBQ bisa di nikmati setiap Jumat dan Sabtu malam,” jelasnya.(CB-003)
Read More

CMB Gelar Undian Berhadiah 1 Unit Mobil

Senin, Maret 18, 2019 0
Cirebon Mega Bangunan, supermarket bangunan pertama dan terlengkap di Cirebon
GUNUNGJATI (Cirebon Bribin) --Cirebon Mega Bangunan (CMB) supermarket bangunan pertama dan terlengkap di Cirebon gelar program undian berhadiah "Gebyar 2019" dengan doorprize 1 unit mobil.

Dikatakan oleh Abdul Rosyid selaku Assitant Store Manager CMB Pasindangan, program undian ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap kepercayaan masyarakat yang setia berbelanja di CMB.

"Tanpa kepercayaan masyarakat, kami tidak akan bisa seperti ini. Tak terasa sudah hampir 4 tahun CMB berdiri,"katanya.

Rosyid menjelaskan, cara untuk mengikuti undian ini sangat mudah. Masyarakat cukup berbelanja minima Rp 500 ribu untuk mendapatkan satu kupon undian dan berlaku kelipatan selama periode tanggal 16 maret 2019 hingga 29 Maret 2020.

Suasana belanja yang nyaman di CMB Pasindangan Cirebon
"Ini berlaku untuk semua cabang CMB dan toko tradisional dibawah naungan CMB," jelas Rosyid.

Selain promo undian berhadiah mobil, Rosyid menambahkan di tanggal 20 Maret hingga 25 Maret 2019. Akan ada program menarik lainnya yakni tebus murah.

"Untuk pembelajaan minimal Rp 2,5 Juta, bisa menebus setrika hingga mesin cuci dengan harga Rp 9.900,"tambahnya.(CB-003)
Read More

Post Top Ad

Your Ad Spot