CIREBON BRIBIN

Post Top Ad

LightBlog

Post Top Ad

Your Ad Spot

HEADLINE

Sabtu, 06 Juni 2020

Anggota Brimob Semprotkan Desinfektan ke Rumah Warga dan Ruang Publik di Kelurahan Panjunan

Sabtu, Juni 06, 2020 0

Anggota Brimob menggunakan APD lengkap melakukan penyemprotan desinfektan ke rumah warga dan ruang publik di Kelurahan Panjunan, Kota Cirebon, Sabtu (6/6). Foto : Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar.

LEMAHWUNGKUK (CIREBON BRIBIN) - Jajaran Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar melakukan penyemprotan cairan disinfektan di wilayah Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Sabtu (6/6).

Penyemprotan disinfektan itu dilakukan di jalanan hingga kawasan pemukiman warga, bahkan termasuk ruang publik di wilayah Panjunan.

Para petugas tampak mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan mengerahkan armored water canon (AWC) serta mobil ranger dalam penyemprotan disinfektan tersebut.

Komandan Satuan Brimob Polda Jabar, Kombes Pol Asep Saepudin, S.IK, melalui Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar, AKBP Muhammad Andri, S.Si, mengatakan, penyemprotan itu dibagi menjadi dua tim.

Mobil ranger yang mengangkut sejumlah petugas yang mengenakan APD menyasar kawasan pemukiman warga, sedangkan AWC menyemprotkan disinfektan di ruas jalan protokol.

"Untuk mobil ranger rutenya dimulai dari Asrama Pesisir Polres Cirebon Kota, kemudian dilanjutkan ke wilayah RW 01 hingga RW 10 Kelurahan Panjunan," kata AKBP Muhammad Andri, S.Si.

Sementara rute penyemprotan disinfektan yang dilalui mobil AWC di antaranya, Asrama Pesisir Polres Cirebon Kota,  Jalan Sisingamangaraja, Jalan Bahagia, Jalan Pekarungan, Jalan Panjunan, dan berakhir di Jalan Pasuketan.

Menurut dia, penyemprotan disinfektan itu dilaksanakan untuk memutus penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon.

Armored water canon (AWC) turut dikerahkan untuk melakukan penyemprotan di jalanan. Foto : Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar

Hal itupun sesuai instruksi Kapolri, Jenderal Idham Azis, agar seluruh jajaran Polri di seluruh daerah untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

"Penyemprotan disinfektan ini menjadi upaya kami membasmi virus corona sehingga dampak penyebarannya dapat dikurangi," ujar AKBP Muhammad Andri, S.Si.

Penyemprotan itu tampak dipimpin oleh Komandan Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar, Iptu Taryat.

Dalam kesempatan itu, para petugas juga menyampaikan imbauan kepada setiap warga yang ditemui agar selalu menjaga kebersihan, rutin mencuci tangan, mengenakan masker saat keluar rumah, dan laiinnya.

"Hal semacam itu merupakan cara paling mudah dan ampuh mencegah penyebaran Covid-19," tutup AKBP Muhammad Andri, S.Si.(CB-003)
Read More

Bayi Usia 50 Hari di Kabupaten Cirebon Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sabtu, Juni 06, 2020 0

Ilustrasi bayi. Foto : Pixabay

SUMBER (CIREBON BRIBIN) - Bayi berusia 50 hari di Kabupaten Cirebon dikonfirmasi positif terpapar covid-19.

Hal ini seperti yang diungkapkan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana hari ini, Sabtu (6/6).

"Laporan kasus konfirmasi positif ke 14, ada seorang bayi berusia 50 hari," ungkapnya.

Bayi berjenis kelamin perempuan ini, lanjut Nanan, sebelumnya memiliki gejala klinis panas lebih dari 38’C, batuk, sesak, dan diare.

Dia dan kedua orangtuanya kemudian menjalani rapid tes.

"Bayi dan ayahnya reaktif, sementara ibunya negatif," kayanya.

Hasil tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan tes swab, dari pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil bayi tersebut positif sedangkan ayahnya negatif.

"Saat ini bayi dan kedua orang tuanya tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit," tambah Nanan.

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, hari ini akan melakukan penyelidikan epidemiologi dengan melacak kontak eratnya.

Diketahui, bayi dan kedua orangtuanya ini ternyata memiliki riwayat kontak dengan pamannya yang datang dari daerah episentrum dalam acara hajatan.

Karena itu, Nanan mengimbau agar di perketat ijin keramaian hajatan kepada pihak terkait yang berwenang.

"Juga memperketat orang yang datang dari epicentrum, harus memiliki hasil rapid tes atau PCR," pungkasnya.(CB-003)
Read More

Kamis, 04 Juni 2020

200 Warga di Kelurahan Panjunan Ikuti Rapid Tes Massal

Kamis, Juni 04, 2020 0

Petugas dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon melakukan rapid test di Kelurahan Panjunan, Kota Cirebon. Foto : DKIS Kota Cirebon

LEMAHWUNGKUK (CIREBON BRIBIN) - Sebanyak 157 warga RW 01 dan RW 10 Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon ikuti rapid tes massal yang diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Kamis (4/6).

Kepala Puskesmas Pesisir, dr. Indrani menjelaskan, rapid tes massal ini digelar sebagai tindak lanjut adanya temuan warga di daerah tersebut yang positif terpapar Covid-19.

“Khususnya warga yang tinggal di RW 01 dan RW 10,” jelas Indriani.

Dia mengungkapkan, untuk warga yang positif terpapar covid-19 saat ini sudah menjalani perawatan dan isolasi di RSUD Gunung Jati.

Selain rapid tes, pihak puskesmas juga telah melakukan tes swab untuk keluarga dekat pasien yang terpapar Covid-19. 

"Sudah 5 orang yang kami lakukan tes swab,” ungkap Indriani.

Jumlah tersebut, lanjutnya, kemungkinan akan bisa bertambah karena pihaknya masih tracing terhadap siapa saja yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19 yang ada di kelurahan Panjunan tersebut.

Sementara itu dr Edy Sugiarto, M.Kes., mengungkapkan saat ini proses rapid tes masih terus berlangsung. Namun dari 157 yang sudah diperiksa, 8 orang reaktif.

“Segera dilakukan tes swab untuk warga yang hasil rapid tesnya reaktif,” ungkap Edy. Swab akan dilakukan di RS Gunung Jati, Kota Cirebon.

Lurah Panjunan, Didi Cardi, menjelaskan jika warganya yang positif terpapar Covid-19 tidak pernah pergi kemana-mana.

“Kalau dibilang kecolongan, tidak juga. Karena mereka tidak pergi kemana-mana,” ungkap Cardi.

Cardi  mengungkapkan sudah menelusuri riwayat perjalanan warganya yang positif Covid-19 dan tidak pernah kemana-mana.

“Juga tidak pernah mendapatkan kunjungan dari keluarga yang ada di luar kota,” ungkap Cardi.

Di kelurahan Panjunan, lanjut Cardi, sudah ada gugus tugas yang terdiri dari pengurus RT, RW , lurah termasuk babinsa dan bhabinkamtibmas yang mencatat secara rutin warga yang datang ke wilayahnya.

“Selama ini sudah ada sekitar 100 orang yang datang kesini, namun mereka dilengkapi dengan surat keterangan sehat dari daerah asal,” ungkap Cardi.(CB-003)

Read More

Polairud Polda Jabar Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat di 7 Desa

Kamis, Juni 04, 2020 0



Direktur Polairud Polda Jabar Kombes Pol Widihandoko menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat.

MUNDU (CIREBON BRIBIN) - Direktorat Kepolisian perairan dan udara (Dit Polairud) Polda Jabar kembali menyalurkan bantuan 230 paket sembako dan juga masker untuk masyarakat nelayan.

Direktur Polairud Polda Jabar Kombes Pol Widihandoko didampingi Wakil Direktur Polariud Polda Jabar, AKBP Andree Ghama Putra, dan Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Jabar AKBP Didit Eko Herawanto menyerahkan bantuan secara simbolis di balai aspirasi nelayan Desa Bandengan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Kamis (4/6).

"Bantuan yang disalurkan hari ini serentak untuk masyarakat di 7 Desa di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon," ungkap Dir Polairud, Kombes Pol Widihandoko.

Sosialisasi tentang perlunya menerapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas dalam menghadapi New Normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Dia menjelaskan, bantuan yang disalurkan oleh Dit Polairud Polda Jabar diprioritaskan bagi masyarakat yang belum tersentuh oleh bantuan dari pemerintah baik pusat provinsi maupun kota atau Kabupaten.

Dimasa pandemi ini, lanjutnya, banyak masyarakat yang terdampak perekonomiannya.

"Polri hadir bersama pemerintah untuk meringankan beban masyarakat ditengah pandemi covid-19 ini," jelas Handoko.

Selain menyerahkan bantuan secara simbolis, Handoko juga menyampaikan sosialisasi New Normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) kepada masyarakat nelayan.

AKB atau penerapan protokol kesehatan dalam menjalankan aktifitas sehari-hari untuk mencegah penyebaran covid-19.

"Misalnya dengan memakai masker diluar rumah, menjaga kebersihan diri dan menjaga jarak di tempat umum," katanya.

Dia menambahkan, penerapan protokol kesehatan ini harus terus-menerus dilakukan agar menjadi kebiasaan di masyarakat.(CB-003)
Read More

Post Top Ad

Your Ad Spot