Cirebon Bribin

Hot

Post Top Ad

LightBlog

Post Top Ad

Your Ad Spot

Selasa, 19 Februari 2019

Siswa SMAN 6 Kota Cirebon Deklarasi Perangi Hoax

17.12.00 0
Add caption

Siswa-siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Kota Cirebon deklarasikan diri untuk memerangi hoax.
Deklarasi ini digelar di lapangan SMAN 6 dengan dari gagasan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Cirebon Raya yang bekerjasama dengan Polres Cirebon Kota dan pihak sekolah.
Hadir dalam deklarasi ini, Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy, Kepalas Sekolah SMAN 6 Kota Cirebon, Dra Ety Nur Rochaeni M.Pd dan ketua IJTI Cirebon Raya, Faisal Nuratman.
Dijelaskan Kapolres, dalam kegiatan ini sekaligus juga diberikan sosialisasi kepada para siswa untuk membentengi diri mereka dari hoax.

Add caption
"Ini yang sangat penting dan harus ditanamkan kepada generasi penerus bangsa, kaum generasi milenial," kata Kapolres.
Kapolres berharap dengan adanya sosialisasi yang dilanjutkan deklarasi ini. Nantinya para siswa tidak mudah terprovokasi dan tidak mudah menyebarkan berita-berita yang belum pasti kebenarannya.
"Terima kasih juga karena pihak sekolah, sangat mendukung kegiatan ini. Mudah-mudahan harapan kita semua bisa terwujud," katanya.
Adapun Kepala Sekolah SMAN 6 Kota Cirebon, mengatakan dengan adanya kegiatan ini. Diharapkan para siswanya bisa lebih berhati-hati dalam menyikapi berita hoax.
"Dengan datangnya Bapak Kapolresta, berarti kami merasa semakin di lindungi. Dan kami berharap anak-anak kami akan lebih ingat apa yang disampaikan oleh Bapak Kapolresta," ujarnya.
Sementara itu, di tambahkan Ketua IJTI Cirebon Raya mengatakan kegiatan ini merupakan kerjasama antara IJTI Cirebon Raya dengan Polres Cirebon kota.
Program ini menurutnya, merupakan suatu langkah yang bisa dilakukan dalam memerangi hoax di kalangan pelajar.
"Mungkin kita akan rutin kedepannya untuk berkeliling ke sekolah-sekolah atau kampus lain," pungkasnya.(CB-003)
Read More

Kunjungan Wisata di Cirebon Terus Meningkat, Bisnis Tour & Travel Malah Lesu

16.28.00 0
Biro perjalanan tour & travel di Cirebon (Sumber: Google.com)

KEJAKSAN (Cirebon Bribin) – Usaha tour & travel di wilayah Cirebon masih lesu sejak Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) beroperasi sejak pertengahan 2015 lalu. Padahal, hadirnya Cipali disebut-sebut telah berhasil mendongkrat tingkat kunjungan wisata di Cirebon.
Penyebab utama lesunya usaha tour & travel yaitu kemitraan antara travel agent luar daerah dengan travel agent lokal Cirebon kini tak terjadi lagi sejak Cipali beroperasi.
Budi Ariestia, Pengurus Gabungan Pengusaha Industri Tour & Travel (GAPITT) Wilayah Cirebon menyebutkan sebelum Tol Cipali beroperasi, travel agent Jakarta masih mengandalkan jalur Pantura dan kereta api, sehingga mereka berkolabirasi dengan travel agent lokal untuk mengatar wisatawan selama di Cirebon.
“Sejak Cipali beroperasi, travel agent luar kota menangani sendiri perjalanan wisatawan hingga di Cirebon,” katanya, Selasa (19/02/2019).
Budi menuturkan sejumlah upaya telah diupayakan GAPITT untuk menyakinkan travel agent luar kota bahwa dengan bekerjasama dengan travel agent lokal akan lebih menguntungkan jika dibanding menangani sendiri.
“Kami juga telah menyusun paket-paket wisata menarik di wilayah Cirebon agar usaha tour & travel kembali menggeliat,” tuturnya.
Budi menyebutkan masih ada sejumlah masalah yang harus dicarikan solusinya oleh semua pihak agar usaha tour & travel kondisinya membaik. Masalah pertama yaitu penataan destinasi wisata dan tiket masuk obyek wisata khususnya wisata keraton yang masih dinilai terlalu mahal oleh kalangan wisatawan.
“Selain itu keberpihakan instansi atau perusahaan swasta terhadap travel agent lokal masih kurang, sebab masih banyak yang memakai travel dari luar kota,” ujarnya.
Budi berharap pengelola tempat wisata, Pemda dan pengusaha tour & travel duduk bersama mencari solusi agar berkah peningkatan kunjungan wisata dengan adanya Tol Cipali bisa dinikmati semua kalangan.
“Misal Pemda mengeluarkan aturan atau imbauan agar perusahaan swasta di Cirebon lebih mendahulukan travel agent lokal,” tambahnya. (CB-001).

Read More

Personil Dit Polairud Polda Jabar Bantu Pengamanan Kirab Budaya Cap Go Meh

15.36.00 0

Dalam rangka membantu pengamanan jalannya kegiatan Kirab Budaya Cap Go Meh hari ini. Dit Polairud Polda Jabar terjunkan belasan personilnya, Selasa (19/2/2019).

Belasan personil Dit Polairud Polda Jabar tersebut, tergabung dengan petugas pengamana gabungan dari Polres Cirebon Kota, Brimob.

Dalam keterangannya, Direktur Polairud Polda Jabar Kombes Pol Widi Handoko melalui Ipda Usep Deni menyebutkan. Ada sekitar 17 personil yang diterjunkan hari ini.

"Jumlahnya sebanyak 17 personil yang kami kerahkan hari ini, untuk membantu pengamanan kirab," sebutnya kepada Cirebon Bribin.

Adapun dalam tugas pengamanan hari ini, lanjut Usep lagi. Personil Dit Polairud Polda Jabar di tempatkan di beberapa titik mulai dari Vihara Dewi Welas Asih yang menjadi titik awal kirab.

"Tersebar, mulai dari titik awal kirab di depan Vihara hingga rute yang akan dilalui," tutupnya.(CB-003)

Read More

Technology

Post Top Ad

Your Ad Spot