CIREBON BRIBIN

Post Top Ad

LightBlog

Post Top Ad

Your Ad Spot

HEADLINE

Sabtu, 04 April 2020

Dukung Pemerintah Perangi Covid-19, Aston Cirebon Tutup Sementara

Sabtu, April 04, 2020 0


Aston Cirebon menutup sementara operasional hotel untuk segala permintaan pemesanan kamar. Foto: Dok. Aston Cirebon

KEDAWUNG (CIREBON BRIBIN) - Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dan untuk memutus rantai Coronavirus (Covid-19), Aston Cirebon Hotel and Convention Center selalu melakukan langkah-langkah yang dihimbau.

Antara lain menerapkan physical distancing, melakukan pembersihan area Hotel dengan disinfektan, hingga saat ini langkah terakhir yang diambil adalah menutup sementara operasional hotel untuk segala permintaan pemesanan kamar. 

Niken Damayanti selaku General Manager Hotel Aston Cirebon menyebutkan Operasional hotel akan tutup sementara mulai 5 April 2020 hingga 3 Juni 2020.

"Langkah ini telah dipertimbangkan secara seksama untuk menanggapi tantangan yang dihadapi oleh Hotel dalam periode pandemic Covid-19 yang sedang berlangsung,” katanya, Sabtu (4/4).

Adapun pembukaan kembali operasional hotel secara normal akan diperhitungkan berdasarkan situasi dan kondisi yang berkembang.

Niken menambahkan, selama Hotel tidak beroperasi, tiga outlet yang ada dalam lingkungan Hotel Aston Cirebon yaitu Takebayashi Restaurant, Oasis Bistro dan Kantor Cabang Manulife tetap akan buka dan melakukan pelayanan seperti biasa

"Namun, Tekebayashi dan Oasis Bistro hanya melayani take away dan layanan pesan antar," tambahnya.

Terakhir Niken mengatakan, Manajemen dan staff Aston Cirebon berharap agar wabah ini segera berakhir dan semuanya dapat beraktifitas kembali seperti biasa.(CB-003)
Read More

Bantu Dinkes Kabupaten Cirebon, Selly Serahkan Bantuan Ratusan APD

Sabtu, April 04, 2020 0

Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj Selly Andriany Gantina AMd serahkan bantuan Minimnya alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di Puskesmas maupun rumah sakit di Kabupaten Cirebon untuk penanganan pasien terkait Coronavirus Disease (Covid-19) melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Sabtu (4/4).

SURANENGGALA (CIREBON BRIBIN) - Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj Selly Andriany Gantina AMd menyerahkan bantuan berupa ratusan APD kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Sabtu (4/4).

Penyerahan dilakukan secara simbolis di Puskesmas Suranenggala dan diterima langsung Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Hj Eni Suhaeni SKM MKes.

Politisi PDI Perjuangan asal Dapil VIII Jawa Barat (Cirebon-Indramayu) itu mengungkapkan, bantuan ini merupakan bentuk perhatian serius terhadap minimnya stok alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di Puskesmas maupun rumah sakit di Kabupaten Cirebon dalam penanganan pasien terkait Coronavirus Disease (Covid-19).

“Alhamdulillah dalam kesempatan ini kita menyalurkan bantuan berupa 200 set baju APD, 100 set dalam bentuk jas hujan, dan ratusan lainnya dalam bentuk masker. Kita percayakan kepada Dinas Kesehatan untuk didistribusikan secara tepat sasaran,” ungkap Selly.

Menurut Selly, Kabupaten Cirebon sebagai daerah yang dikategorikan zona merah kasus Covid-19 perlu perhatian serius dari semua pihak. Pasalnya, penanganan terhadap pasien, baik orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) maupun positif Covid-19 harus ekstra.

“Makanya kesiapan APD untuk tenaga medis atau dokter harus menjadi perhatian serius. Sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19, tenaga medis atau dokter juga harus terlindungi,” tuturnya.

Selly juga mendorong agar Pemkab Cirebon meningkatkan kesigapan dalam penanganan maupun pencegahan Covid-19. Selain itu, perlu juga penanganan terhadap warga yang terdampak dari kebijakan terkait Covid-19.

Diantaranya dampak ekonomi, perlu penanganan komprehensif. Termasuk dampak phsycal distancing yang dirasakan masyarakat, terutama pada masyarakat kurang mampu.

"Namun saya yakin, Pemkab Cirebon bisa memperhatikan hal ini secara serius, baik terhadap warga Kabupaten Cirebon maupun perantau yang ada di Kabupaten Cirebon agar tidak mudik ke kampung halamannya,” kata Selly.

Selain bantuan berupa APD, Selly juga menyerahkan bantuan berupa ratusan paket sembako kepada masyarakat. Ia mendatangi sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon untuk menyerahkannya secara langsung.

“Dampak sosial juga kiranya menjadi perhatian bersama. Salah satunya mengenai ketersediaan pangan, terutama di keluarga kurang mampu,” katanya.

Sementara itu, Eni Suhaeni mengakui, bantuan yang diberikan Selly Andriany Gantina akan sangat bermanfaat bagi petugas medis yang menangani pasien terkait Covid-19.

“APD ini memang sangat dibutuhkan. Kita sudah pesan, tapi belum sampai juga, karena situasinya seperti ini. Alhamdulillah ada tambahan semangat dari Bu Selly untuk kami,” katanya.(CB-003)
Read More

KAI Perpanjang Pengembalian 100% Pembatalan Tiket Hingga 4 Juni 2020

Sabtu, April 04, 2020 0


Loket tiket Stasiun Cirebon. Foto : Dok. PT KAI Daop 3 Cirebon

KEJAKSAN (CIREBON BRIBIN) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang kebijakan pengembalian 100% untuk pembatalan tiket kereta api menjadi hingga keberangkatan 4 Juni 2020 atau H+10 Lebaran dimana sebelumnya hanya sampai 29 Mei 2020.

"Hal ini untuk mendukung imbauan Presiden RI Joko Widodo yang meminta masyarakat  tidak mudik dan selalu menjaga jarak di tengah wabah Covid-19," ungkap Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif.

Penumpang dapat membatalkan tiket KA pada masa Angkutan Lebaran 2020 melalui aplikasi KAI Access atau di loket stasiun yang melayani pembatalan. Uang pembatalan akan dikembalikan secara transfer atau tunai dalam 30-45 hari kerja.

"Kami berharap kebijakan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat untuk menunda perjalanan mudiknya," ujarnya.

Luqman menambahkan, sesuai arahan pemerintah, agar para penumpang dapat menunda perjalanan mudik menggunakan moda transportasi kereta api. Karena dikhawatirkan dapat meningkatkan kemungkinan penyebaran Covid-19 ke daerah asal.

Jika penumpang tetap memutuskan berangkat, penumpang harus mengikuti protokol pencegahan seperti tempat duduk yang harus berjarak antar penumpang, termasuk penumpang satu keluarga yang duduknya nanti harus terpisah satu sama lain.

"Hal tersebut dilakukan karena KAI hanya menjual 50% tiket dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. Tujuannya agar tercipta physical distancing antar penumpang di dalam kereta," tandas Luqman.

Terkait data pembatalan kereta api, lanjut Luqman, di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon sudah ada pembatalan tiket sebanyak 15.218 penumpang untuk pemberangkatan KA mulai 1 Maret sampai dengan 90 hari kedepan. Sedangkan untuk data volume penumpang selama kurun 18 hari terakhir, terjadi penurunan sebanyak 49 persen.

"Di masa normal, volume rata-rata penumpang KA mencapai 5.838 penumpang per hari. Sedangkan di masa pandemik Covid-19, selama kurun waktu 14 Maret s.d. 30 Maret 2020 volume rata-rata penumpang KA hanya mencapai 2.973 penumpang saja per harinya," pungkasnya.(CB-003)
Read More

Jumat, 03 April 2020

Beredar Kabar Kota Cirebon Dilockdown Besok, Wali Kota : Kami Tidak Akan Mengambil Kebijakan Tanpa Ijin Pusat

Jumat, April 03, 2020 0


Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis menegaskan, Pemerintah Daerah Kota Cirebon tidak akan mengambil kebijakan lockdown tanpa ijin dari pemerintah pusat.


KEJAKSAN (CIREBON BRIBIN) -Beredarnya kabar bahwa Kota Cirebon akan melakukan lockdown pada esok hari membuat warga resah.

Informasi yang belum jelas siapa pembuatnya tersebut telah menyebar luas di grup Whatsapp.

Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis dengan tegas membantah kabar tersebut.

"Saya perlu menyampaikan bahwa informasi yang beredar mengenai lockdown atau karantina wilayah di Kota Cirebon adalah tidak benar," kata Azis.

Dikatakan Azis, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon tidak akan melakukan Lockdown tanpa seijin pemerintah pusat.

"Kepada seluruh warga masyarakat Kota Cirebon agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan dan jalankan pola hidup sehat," kata Azis.

Sementara itu, terkait foto yang disebarkan dengan narasi akan diberlakukan lockdown di Kota Cirebon merupakan kegiatan foto apel penyekatan Sispamkota dalam rangka situasi kontijensi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Kapolres Cirebon melalui kasubag humas Ciko Iptu ngatidja, SH. MH menjelaskan bahwa dilaksanakan simulasi penyekatan Sispamkota dalam rangka situasi Kontijensi di wilayah Hukum Polres Cirebon Kota sebagai bentuk kesiapan dari jajaran Polres Cirebon kota dalam menghadapi situasi saat ini yang dialami oleh negara Indonesia terkait dengan penyebaran virus Corona Covid-19.

Simulasi penyekatan tersebut dilakukan dengan melibatkan TNI, DISHUB dan SAT POL PP dan dilakukan di empat titik yaitu dari arah Kuningan di depan lapangan udara Penggung, Ciperna, dari arah Jakarta di Jalan Ir. H. Juanda kedawung, dari arah Indramayu di depan Bakorwil Jalan Sunan Gunung Jati dan untuk arah dari Jateng di Jalan Kalijaga.

"Guna memberikan informasi kepada masyarakat sehingga barangkali terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, maka masyarakat khususnya Kota Cirebon sudah memahami akan hal tersebut," jelasnya.(CB-003)
Read More

Post Top Ad

Your Ad Spot